Tanjungpinang

HUT ke-81 TNI di Tanjungpinang Berlangsung Khidmat, Nyanyang Apresiasi Pengabdian Prajurit

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10) pagi. (Harun/DISKOMINFO KEPRI)

TANJUNGPINANG – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10) pagi.

HUT ke-81 TNI tahun ini mengangkat tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I) Laksda TNI Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E., M.Han. Sementara itu, Komandan KRI Silea-858 Mayor Laut (P) Habib Handyantoro dipercaya sebagai komandan upacara.

Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, yakni personel TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Basarnas, KSOP, Satpol PP, serta Saka Bahari yang terbagi ke dalam enam kompi.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk terus memperkuat profesionalisme dan kapasitas TNI.

Ia mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan sektor pertahanan merupakan hal penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

“Tujuan utama peringatan HUT TNI tahun ini ialah Indonesia Maju. Salah satu prasyaratnya, tentu kekuatan pertahanan militer yang harus dimiliki negara kita,” kata Nyanyang.

Nyanyang juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI, khususnya yang bertugas di Provinsi Kepri. Menurutnya, TNI telah memberikan kontribusi dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Kontribusi tersebut antara lain melalui pembangunan fisik, penanganan bencana, hingga dukungan terhadap program ketahanan pangan. Berbagai peran tersebut juga sejalan dengan program Asta Cita yang menjadi prioritas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Ia berharap TNI semakin profesional dan tetap memperoleh tempat yang istimewa di hati masyarakat. Nyanyang juga optimistis TNI akan semakin kuat serta mampu diperhitungkan dalam percaturan pertahanan antarbangsa.

“Semoga TNI selalu menjadi kebanggaan kita semua. Dirgahayu ke-81 TNI,” ucapnya.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan pada upacara tersebut, disampaikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta kerja keras seluruh prajurit dan ASN TNI.

Panglima TNI mengatakan bahwa tingginya tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI merupakan hasil dari berbagai bentuk pengabdian yang telah diberikan selama ini.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” tegasnya.

Menurut Panglima TNI, pemerintah terus melakukan penguatan terhadap TNI melalui peningkatan kesejahteraan serta modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Namun, upaya tersebut perlu diiringi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme setiap prajurit.

“Hal ini penting untuk menghadapi ketidakpastian global, dinamika ruang informasi serta berbagai ancaman terhadap keutuhan wilayah,” ungkapnya.

Dalam amanatnya, Panglima TNI juga menegaskan lima budaya pengabdian PRIMA yang harus menjadi pedoman bagi seluruh prajurit. Lima budaya tersebut mencakup profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Profesional dimaknai sebagai kemampuan menguasai tugas dan tanggung jawab sekaligus terus meningkatkan kemampuan melalui latihan. Responsif berarti memiliki kepekaan terhadap berbagai perubahan serta mampu merespons potensi ancaman secara cepat dan terukur.

Selanjutnya, integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas sekaligus mendukung pembangunan.

Budaya modern diarahkan pada kemampuan menguasai dan memanfaatkan alutsista serta teknologi secara optimal guna memperkuat daya tangkal dan daya tempur.

Sementara itu, sikap adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan terus mendorong pengembangan inovasi.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar di Tanjungpinang tersebut turut mendapat sambutan dari masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM juga ikut meramaikan kegiatan dengan membuka stan dan menampilkan beragam produk unggulan lokal. (Ky)

Sumber: Diskominfo Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *