PW ISMI Kepri Periode 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Didorong Hadirkan Program Berdampak

Tanjungpinang, Kepengurusan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Kepulauan Riau periode 2026–2030 resmi ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Nomor 40/KPTS/IX/2026 tertanggal 22 September 2026.
Ketua Umum Pengurus Besar ISMI, Nizhamul, S.E., M.M., bergelar Seri Kesuma Setia Negeri, melantik Basyauruddin Idris, S.H., sebagai Ketua PW ISMI Kepulauan Riau untuk masa kepengurusan 2026–2030.
Struktur kepengurusan PW ISMI Kepri turut melibatkan sejumlah tokoh daerah, akademisi, serta pimpinan perguruan tinggi di Kepulauan Riau. Mereka ditempatkan dalam jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Adat.
Dewan Pembina terdiri atas Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua DPRD Kepri, Sekretaris Daerah Kepri, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi yang berada di wilayah Kepulauan Riau.
Adapun Dewan Penasehat diisi sejumlah tokoh daerah, antara lain H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos., M.Si., Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Datuk Raja Al Hafiz, H. Huzrin Hood, S.H., M.H., M.Pd., serta Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Yan Fitri, M.H.
Selain itu, terdapat H. Iman Sutiawan, S.E., Ir. Sudirman Almun, Dr. Tengku Sayid Arif Fadhillah, S.Sos., M.Si., Rizki Faisal, S.E., S.H., M.M., Rodial Huda, dan Luki Zaiman Prawira, S.STP., M.Si. yang juga masuk dalam jajaran Dewan Penasehat.
Sementara itu, Dewan Pakar diisi oleh sejumlah akademisi dan profesional, yakni Hendri Kurniadi, S.STP., M.Si., Dr. Aris Fariandi, S.Sos., M.Si., Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., Dr. Hos Arie Rhamadhan, S.H., M.H., Dr. Endri Sanopaka, S.Sos., M.P.M., Dr. Ade Angga, S.I.P., M.M., Dr. Zulhendri, M.Si., H. Safarilis, S.Ag., M.Si., Eva Amalia, S.H., M.Si., Nensi Lapotulo, M.Par., Endri Joko Satrio, S.T., M.M., serta Heri Andrianto, S.E., M.M.
Untuk jajaran Dewan Adat, kepengurusan melibatkan tokoh-tokoh yang memiliki perhatian terhadap nilai-nilai, sejarah, dan kebudayaan Melayu. Mereka terdiri dari Prof. Dr. Abdul Malik, M.Pd., Dr. Raja Suzana Fitri, M.Pd., Dr. Paridah, S.Pd., M.Pd., Drs. Zamzami A. Karim, M.A., Ph.D., Dr. Rumzi Samin, S.Sos., M.Si., serta Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengatakan keberadaan ISMI di Kepri diharapkan tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan yang bersifat seremonial.
Menurutnya, ISMI perlu mengambil peran di tengah masyarakat melalui pelaksanaan berbagai program yang konkret, terukur, dan mampu memberikan dampak.
“Keberadaan ISMI Provinsi Kepri harus menjadi wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui program yang nyata, terukur dan berdampak,” kata Misni.
Misni juga menyoroti pentingnya membangun kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dunia usaha, kalangan akademisi, dan masyarakat.
Ia menilai kerja sama lintas sektor tersebut menjadi faktor penting untuk memastikan program pemberdayaan yang dilaksanakan ISMI dapat berjalan secara berkelanjutan.
Misni berharap pengurus PW ISMI Kepri periode 2026–2030 dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.
“Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan teruslah berkontribusi positif untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.
Mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Misni juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PW ISMI Kepri periode 2026–2030 yang telah dilantik dan dikukuhkan. (Ky)
Sumber: Diskominfo Kepri
