KSOP Pastikan Aktivitas Pelabuhan Berjalan Lancar, Keselamatan dan Pelayanan Penumpang Jadi Prioritas

Tanjungpinang, Kepri (GMTV) – Aktivitas di pelabuhan terus dipantau secara intensif oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) guna memastikan kelancaran arus penumpang di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, keselamatan pelayaran, serta distribusi logistik di wilayah Kepulauan Riau tetap berjalan dengan baik.(16/3/2026)
Pihak Capt. Muhammad Fikri menyampaikan bahwa pergerakan penumpang di pelabuhan saat ini masih dalam kondisi normal. Namun demikian, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap potensi peningkatan jumlah penumpang, terutama menjelang hari-hari besar seperti Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru.
“Secara umum arus penumpang masih terkendali, namun kami tetap mengantisipasi lonjakan dengan berkoordinasi bersama operator kapal. Jika diperlukan, operator juga dapat menambah jadwal pelayaran atau extra trip untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat,” ujar pejabat KSOP Capt. Muhammad Fikri saat di temui di kantornya pada senin 16/3/26 Siang.
Dalam hal keselamatan pelayaran, KSOP menegaskan bahwa setiap kapal yang beroperasi wajib melalui proses pemeriksaan kelaiklautan sebelum diberikan izin berlayar. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi teknis kapal, kelengkapan alat keselamatan, hingga kesiapan awak kapal.
“Kami memastikan setiap kapal yang berlayar telah memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan dilakukan secara ketat untuk mencegah potensi kecelakaan di laut,” jelasnya.
Selain itu, KSOP juga terus memantau kondisi cuaca dengan menjalin koordinasi aktif bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi cuaca menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan kelayakan kapal untuk berangkat.
“Apabila terjadi cuaca buruk atau gelombang tinggi, maka keberangkatan kapal bisa ditunda demi keselamatan penumpang dan awak kapal,” tambahnya.
Pengawasan terhadap kapal penumpang maupun kapal barang juga menjadi perhatian serius. KSOP melakukan pemeriksaan terhadap kapasitas muatan guna memastikan tidak terjadi kelebihan muatan (overload) yang dapat membahayakan pelayaran.
Di sisi lain, KSOP menegaskan komitmennya dalam penegakan aturan di sektor pelayaran. Kapal yang terbukti melanggar ketentuan atau beroperasi tanpa izin akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami tidak akan mentolerir kapal yang melanggar aturan. Penertiban dilakukan untuk menjaga keselamatan serta ketertiban di wilayah perairan,” tegasnya.
Dari sisi fasilitas, KSOP terus mendorong peningkatan pelayanan di pelabuhan agar masyarakat dapat menikmati layanan transportasi laut yang lebih aman dan nyaman. Perbaikan fasilitas serta pengembangan sarana pendukung pelabuhan juga menjadi bagian dari program peningkatan pelayanan.
Upaya tersebut sejalan dengan berbagai kebijakan yang dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas transportasi laut nasional.
Sementara itu, aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan juga terpantau berjalan lancar. Distribusi logistik ke wilayah kepulauan tetap terjaga guna mendukung kebutuhan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
KSOP berharap seluruh pihak, baik operator kapal, pelaku usaha pelayaran, maupun masyarakat pengguna jasa pelabuhan dapat bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban pelayaran demi terciptanya transportasi laut yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
(Andi Erlangga Saputra)
