KKSS Kepri Perkuat Soliditas Organisasi, Sejarah Leluhur Jadi Inspirasi Membangun Kebersamaan

Batam, Kepri (GMTV) – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kepulauan Riau menggelar silaturahmi bersama jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS di Kopi Boemi, Batam Center, Senin (29/6/2026) malam. Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antarpengurus sekaligus memperkuat komitmen menjaga nilai budaya dan sejarah masyarakat Bugis-Makassar (30/6/2026
Sekretaris Jenderal BPP KKSS, Abdul Kadir Karding, mengatakan bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang kuat. Menurutnya, KKSS harus menjadi wadah yang mampu menyatukan seluruh warga Sulawesi Selatan di perantauan serta terus menjaga hubungan yang harmonis.
“Kita harus menjadikan KKSS sebagai rumah besar bersama. Di mana pun berada, mari saling memanusiakan, saling memuliakan, dan saling mengingatkan. Dengan persatuan dan kebersamaan, organisasi ini akan semakin kuat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Karding.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan sejarah para leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.
“Sejarah adalah identitas kita. Apa yang telah diwariskan para leluhur jangan sampai dilupakan, tetapi harus dijaga, dilestarikan, dan diteruskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kepulauan Riau, Ady Indra Pawennari, memaparkan perjalanan sejarah lima Opu Daeng Bersaudara yang memiliki peranan penting dalam pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga-Johor-Pahang.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan Yang Dipertuan Muda Riau yang berasal dari keturunan lima Opu Daeng Bersaudara berlangsung selama sekitar 177 tahun. Dari garis keturunan tersebut lahir Raja Ali Haji, ulama, sejarawan, dan sastrawan yang dikenal sebagai pengarang Gurindam Dua Belas serta ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan Bapak Bahasa Indonesia.
Ady menegaskan bahwa sejarah tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan masyarakat Bugis di Kepulauan Riau.
“Sejarah ini menjadi pengingat bahwa masyarakat Bugis bukan hanya hadir sebagai perantau, tetapi juga pernah mengambil peran besar dalam membangun peradaban Melayu di Kepulauan Riau. Warisan inilah yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia berharap seluruh warga KKSS terus menjaga persatuan dan menjadikan organisasi sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kalau kita kompak, saling menghargai, dan menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur, saya yakin KKSS akan semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Ady.
Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh pengurus BPP KKSS Andi Yuslim Patawari, Sekretaris KKSS Kepulauan Riau Amrullah Rasal, Ketua KKSS Batam Andi Tajuddin, serta para sesepuh KKSS Kepulauan Riau, Andi Amang dan Syamsu. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat persatuan warga KKSS di Kepulauan Riau.
(A/R)
