Uncategorized

KKSS Kepri Bergerak Cepat, Sentra Perintis Kemensos Turun Tangan Tangani Lansia Bugis Terlantar di Bintan

Bintan, Kepri (GMT) –
Kepedulian Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kepri kembali terbukti nyata. Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi seorang lansia berdarah Bugis, Daeng Maggassing, yang hidup dalam kondisi memprihatinkan di wilayah Kawal, Kabupaten Bintan, KKSS langsung bergerak cepat melakukan penanganan, Rabu (15/4/2026).

Langkah sigap ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, yang meminta jajaran segera turun ke lapangan guna memastikan kondisi warga serta mencarikan solusi terbaik.

Melalui koordinasi intensif yang dilakukan KKSS, tim dari Sentra Perintis Bumi Segantang Lada Kementerian Sosial RI turut turun langsung ke lokasi untuk melakukan assessment terhadap kondisi Daeng Maggassing.

Sentra Perintis Bumi Segantang Lada sendiri merupakan unit pelayanan terpadu milik Kementerian Sosial yang berkedudukan di Kota Tanjungpinang dengan wilayah kerja meliputi 8 kabupaten/kota, yakni 7 kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau dan 1 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Dalam kegiatan tersebut, assessment dilakukan oleh Pekerja Sosial, Ike Monika Putri Anatasia, S.Sos., yang bertugas sebagai Penata Layanan Operasional sekaligus Pendamping Sosial Anak. Ia melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi Daeng Maggassing sebagai bagian dari kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya lansia terlantar.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Daeng Maggassing berasal dari Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dan telah menetap di Bintan selama kurang lebih 20 tahun. Namun di usia senja, ia tidak lagi mampu bekerja sebagai nelayan dan kini hidup sebatang kara setelah istri dan anaknya meninggal dunia.

Saat ini, ia diketahui tinggal menumpang di belakang pos salah satu partai politik di wilayah Kawal dengan kondisi kesehatan yang cukup memprihatinkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka bekas jahitan di bagian kepala, kondisi tubuh yang lemah akibat kurangnya asupan gizi, serta kesulitan makan akibat sariawan.

Melihat kondisi tersebut, KKSS Kepri bersama Sentra Perintis Kemensos dan pihak terkait langsung mengambil langkah cepat untuk memberikan penanganan yang layak. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penempatan di Rumah Bahagia agar Daeng Maggassing mendapatkan perawatan secara berkelanjutan.

Ketua KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, melalui Humasnya A. Ridwan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial organisasi terhadap warga Bugis di perantauan.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial KKSS. Kami bergerak cepat sesuai arahan Ketua untuk memastikan saudara kita mendapatkan penanganan yang layak. Kami juga terus mengawal hingga beliau mendapatkan perawatan terbaik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara organisasi dan pemerintah, khususnya Kementerian Sosial melalui Sentra Perintis, sangat penting dalam menangani persoalan sosial di masyarakat.

Kehadiran Sentra Perintis Bumi Segantang Lada Kemensos di lokasi menjadi bukti nyata kolaborasi dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, khususnya lansia yang hidup tanpa pendamping keluarga.

KKSS Kepri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar serta tidak ragu melaporkan jika menemukan warga yang membutuhkan bantuan.

(A.R)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *