BatamDaerah

SMPN 41 Batam Kukuhkan Duta dan Pejuang Adiwiyata di Hari Sumpah Pemuda

Pengukuhan Duta dan Pejuang Adiwiyata SMPN 41 Batam pada Rabu (28/10/2026)

BATAM – SMP Negeri 41 Batam menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026) di halaman sekolah Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung dengan diikuti kepala sekolah, majelis guru, staf, serta seluruh siswa dan siswi SMPN 41 Batam.

Upacara ini turut dihadiri Ketua PWI Kota Batam, Kavi Ansahary, dan Ketua Seksi Pendidikan PWI Kota Batam. Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menanamkan semangat perjuangan, persatuan, serta kesadaran generasi muda akan pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa.

Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kavi Ansahary menekankan pentingnya semangat juang pemuda dan pemudi dalam menempuh pendidikan. Menurutnya, kemajuan suatu negara sangat bergantung pada kualitas, semangat, dan kontribusi generasi mudanya.

“Karena majunya suatu negara tergantung pemuda dan pemudinya. Tetaplah semangat belajar karena masa depan bangsa ada pada kalian nantinya,” ujar Kavi dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Duta dan Pejuang Adiwiyata SMPN 41 Batam Tahun Pelajaran 2026/2027. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mendorong keterlibatan siswa dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta membangun kebiasaan peduli lingkungan di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, SMPN 41 Batam diharapkan dapat terus menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, dan kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Semangat persatuan dan perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 diharapkan terus hidup dalam tindakan nyata generasi penerus bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *