BatamDaerah

Ketua KONI Rani Rafitriyani Lepas Kontingen Batam pada Ajang Porprov Kepri VI Tahun 2026.

Pelepasan kontingen Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (27/10/2026).

BATAM – Tekad mempertahankan gelar juara umum menjadi semangat utama kontingen Kota Batam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau VI Tahun 2026 di Tanjungpinang.

Dengan kekuatan 451 atlet dan target 150 medali emas, Batam siap kembali bersaing di posisi teratas olahraga provinsi.

Ketua Umum KONI Batam sekaligus Ketua Kontingen Batam, Rani Rafitriyani, menegaskan bahwa target tersebut disusun berdasarkan evaluasi dan pemetaan potensi atlet di setiap cabang olahraga.

Batam tidak ingin sekadar berpartisipasi, tetapi datang dengan persiapan untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih.

Semangat itu mengiringi pelepasan kontingen Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (27/10/2026).

Sebanyak 629 orang diberangkatkan untuk membawa nama Kota Batam dalam ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

“ Kota Batam tidak menetapkan target berdasarkan angan-angan, melainkan berdasarkan perhitungan yang terukur. Kami telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap cabang olahraga dan memetakan atlet demi atlet yang berpeluang meraih emas,” ungkap Rani.

Bagi Rani, mempertahankan gelar juara umum bukan pekerjaan ringan. Persaingan antardaerah diperkirakan berlangsung ketat, sehingga setiap cabang olahraga harus mampu memaksimalkan peluang untuk menyumbangkan medali.

Karena itu, ia meminta seluruh atlet menjaga semangat juang, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti pertandingan.

Setiap penampilan menjadi kesempatan untuk menambah pundi-pundi medali sekaligus membuktikan hasil pembinaan olahraga di Kota Batam.

451 atlet menjadi andalan Batam
Kontingen Batam diperkuat 451 atlet yang didampingi manajer, ofisial, dan pelatih. Secara keseluruhan, jumlah kontingen yang dilepas mencapai 629 orang.

Para atlet akan berlaga pada 30 cabang olahraga, mulai dari atletik, renang, panahan, karate, pencak silat, hingga sepak bola dan cabang olahraga lainnya.

Dengan cakupan pertandingan yang luas, kontribusi setiap cabang menjadi penting dalam upaya mencapai target 150 medali emas. Konsistensi atlet dan ketepatan strategi pelatih akan menjadi bagian dari penentu keberhasilan kontingen.

Rani mengingatkan bahwa perjuangan para atlet bukan hanya untuk meraih kemenangan pribadi. Mereka membawa nama daerah serta harapan masyarakat Batam yang ingin melihat kotanya kembali berjaya di panggung olahraga Kepri.

Menurutnya, dukungan terhadap atlet juga perlu terus diperkuat, termasuk melalui perhatian terhadap kebutuhan selama pertandingan dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih.

SIMO KONI pantau perolehan medali
Untuk memantau perkembangan perjuangan atlet, KONI Batam menyiapkan aplikasi SIMO KONI atau Sistem Informasi Olahraga.

Sistem ini dirancang untuk menghimpun hasil pertandingan dan memperbarui informasi perolehan medali kontingen Batam secara berkala.

Keberadaan sistem tersebut diharapkan membantu jajaran kontingen memantau perkembangan pertandingan dan melihat kontribusi setiap cabang olahraga terhadap target yang telah ditetapkan.

Selain kesiapan teknis, Rani turut menyampaikan aspirasi atlet dan pelatih mengenai penghargaan bagi peraih medali. Menurutnya, kepastian apresiasi dapat menjadi salah satu motivasi bagi atlet untuk memberikan kemampuan terbaik.

Dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, lanjutnya, diharapkan tidak berhenti pada masa persiapan dan pelaksanaan Porprov, tetapi terus berlanjut setelah kompetisi selesai.

Pemko Batam siapkan dukungan apresiasi

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada KONI Batam, para pelatih, pengurus cabang olahraga, serta seluruh atlet yang telah bekerja keras mempersiapkan diri.

Ia menilai perjalanan menuju arena pertandingan membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, kedisiplinan, dan komitmen. Karena itu, para atlet diminta memanfaatkan kesempatan bertanding dengan sebaik-baiknya.

“Menang tentu menjadi harapan kita bersama. Namun, keberanian untuk berjuang, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah adalah kebanggaan yang tidak kalah pentingnya,” kata Firmansyah.

Ia juga meminta KONI, pelatih, dan ofisial memastikan kesehatan, keselamatan, serta kebutuhan atlet tetap menjadi prioritas selama mengikuti pertandingan.

Terkait usulan apresiasi bagi atlet berprestasi, Firmansyah menyampaikan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam akan diminta mengajukan anggaran apabila kontingen berhasil meraih gelar juara umum.

Besaran apresiasi nantinya menyesuaikan usulan dinas terkait dan persetujuan DPRD Kota Batam.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk berjuang maksimal demi memenuhi target yang telah ditetapkan.

Persaingan ketat di 320 nomor pertandingan

Porprov Kepri VI 2026 melibatkan tujuh kabupaten/kota dengan total 320 nomor pertandingan berdasarkan laporan kontingen.

Batam mengikuti seluruh 30 cabang olahraga yang dipersiapkan dalam kejuaraan tersebut.

Sejumlah pertandingan bahkan dijadwalkan berlangsung sebelum upacara pembukaan.

Cabang atletik yang mempertandingkan 19 nomor dan renang dengan tujuh nomor dijadwalkan mulai bergulir pada 30 Oktober 2026.

Sementara itu, pembukaan Porprov Kepri VI direncanakan berlangsung pada 1 November 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang. Penutupan dijadwalkan pada 8 November 2026 setelah final sepak bola.

Jadwal yang mulai mendekat membuat kesiapan fisik, mental, strategi, dan pengelolaan tim menjadi semakin penting.

Batam harus mampu menjaga konsistensi sejak pertandingan awal agar peluang mengumpulkan medali emas tetap terbuka.

Pelepasan kontingen di Batam Centre pun menjadi titik awal perjuangan para atlet untuk menjawab target besar yang telah dicanangkan.

Pantang pulang sebelum juara umum
Pemerintah Kota Batam berharap kontingen dapat menjalani seluruh pertandingan dengan sehat, selamat, dan lancar. Lebih dari itu, para atlet diharapkan menjaga nama baik daerah melalui penampilan yang menjunjung tinggi sportivitas.

“Dari Batam kita berangkat dengan semangat, dari Tanjungpinang kita pulang membawa prestasi,” ujar Firmansyah.

Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi ratusan atlet yang akan berjuang di berbagai arena pertandingan. Target 150 medali emas kini menjadi sasaran yang harus diperjuangkan bersama oleh atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh unsur pendukung.

Bagi Batam, mempertahankan gelar juara umum bukan sekadar mempertahankan posisi di klasemen. Target itu juga menjadi ujian atas hasil pembinaan, kesiapan atlet, serta kekuatan olahraga daerah dalam menghadapi persaingan.

Dengan tekad yang telah dikobarkan Rani Rafitriyani dan dukungan pemerintah daerah, kontingen Batam kini bersiap menghadapi tantangan Porprov Kepri VI 2026.

Satu tekad menyatukan seluruh kontingen: berjuang maksimal, mengumpulkan medali sebanyak mungkin, dan membawa pulang kebanggaan bagi masyarakat Kota Batam.(*/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *