FK Tagana Kepri Dikukuhkan, Dewi Ansar Tekankan Siaga dan Cepat Tanggap

TANJUNGPINANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau yang juga Bunda Tagana Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, resmi mengukuhkan pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Provinsi Kepri masa bakti 2025–2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Sosial Provinsi Kepri, Rabu (30/9/2026).
Pengukuhan yang didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Mahadi Rahman itu turut dirangkai dengan kegiatan pemantapan Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Provinsi Kepri Tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi Ansar menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pemantapan TRC sekaligus pengukuhan kepengurusan FK Tagana Kepri. Ia berharap para pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dan tugas dengan sebaik-baiknya, serta selalu mengedepankan sikap siaga, sigap, dan cepat tanggap ketika menghadapi bencana.
“Selamat kepada pengurus FK Tagana Kepri yang telah dikukuhkan. Semoga dapat bekerja dengan baik, siaga, sigap, dan cepat tanggap dalam menghadapi berbagai bencana yang terjadi,” ujar Dewi Ansar.
Ia menuturkan bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan sulit diprediksi. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan personel Tagana perlu terus ditingkatkan sehingga mampu menjalankan peran sebagai garda terdepan dalam memberikan respons ketika bencana terjadi.
“Tagana harus menjadi garda utama yang cepat tanggap dalam membantu, menyelamatkan, bahkan mencari solusi dalam menanggulangi bencana yang terjadi,” jelasnya.
Dewi Ansar juga mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu jenis bencana yang perlu mendapat perhatian. Untuk itu, Tagana Kepri diharapkan selalu berada dalam kondisi siap dan sigap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu proses penanganan bencana.
Menurutnya, keberanian, profesionalisme, serta kecepatan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki setiap anggota Tagana. Meski demikian, keselamatan personel tetap menjadi hal utama selama menjalankan tugas kemanusiaan.
“Keberanian, profesionalisme, dan kecepatan dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana merupakan hal yang harus dimiliki Tagana. Namun, yang terpenting adalah tetap mengutamakan keselamatan diri sendiri dalam menjalankan tugas pengabdian,” kata Dewi Ansar.
Lebih lanjut, Dewi Ansar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri akan tetap memberikan dukungan terhadap berbagai program Tagana Kepri, termasuk dalam bentuk dukungan anggaran. Kendati saat ini pemerintah masih menghadapi kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran, upaya untuk memberikan dukungan secara maksimal akan terus dilakukan.
“Kita harapkan kondisi anggaran kita membaik. Harapan besar kita bersama untuk menjadikan Kepri sebagai tuan rumah Jambore Tagana Nasional pada 2028 atau 2029 dapat terkabul. Amin,” ucapnya. (va)
Sumber: Diskominfo Kepri
