DaerahNasionalTV News

Kemendikdasmen Bersama BKN Rilis Pembaruan Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas

GMTVNEWS, JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Badan Kepegawaian Negara resmi merilis pembaruan pengelolaan kinerja untuk guru, kepala sekolah, dan para pengawas sekolah pada Senin, 9 Desember 2024.

Menteri Dikdasmen, Abdul Mu’ti, menyampaikan jika pembaruan sistem ini merupakan respon atas masukan dari para guru dan kepala sekolah. Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga mengarahkan agar Kemendikdasmen membuat birokrasi yang lebih sederhana.
“Arahan bapak Presiden Republik Indonesia yang menegaskan agar birokrasi itu tidak harus birokratis. Agar birokratis di pemerintahan itu lebih simpel, lebih sederhana tetapi memiliki makna penting sebagai bagian dari pelayanan kepada publik,” jelasnya.

Sementaran itu Direktur jendral guru dan tenaga kependidikan, Nunuk Suryani mengatakan perhitungan bobot kinerja guru tetap 24 jam sebagaimana amanat undang-undang, namun tidak semua 24 jam tersebut dilalui dengan tatap muka, jadi bisa dengan kegiatan lain yang bagian dari 5 M dan tertuang dalam undang-undang Guru Dosen.

“Perubahan dalam pengelolaan kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah terbaru adalah sistem pengelolaan kinerja cukup diisi sekali dalam setahun, Kepala sekolah diminta bertugas memverifikasi laporan tersebut. Hal ini agar para guru tidak dibebani lagi dengan pelaporan dan bisa fokus mengajar”, ungkap Nunuk.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara, Haryomo Dwi Putranto mengatakan bahwa kita mempunyai tugas dan fungsi melakukan pengelolaan pengembangan manajemen aparatur sipil negara, salah satunya adalah kinerja ASN dan itu termasuk guru.

“Khusus bagi guru kita membuat sistem tersendiri, karna jumlah ASN sebagain besar itu adalah guru, kita juga mengurangi beban guru yang bersifat administif sehingga tidak membebani tugas guru”, ungkap Haryomo.

Harapannya dengan adanya pengelolaan kinerja yang baru ini, guru dapat bekerja dengan nyaman tidak terbebani dengan administrasi lebih fokus pada pembelajaran, berpusat pada siswa, sehingga pengelolaan kinerja yang mudah bermakna dapat kita wujudkan bersama. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *